Pengaruh Compensation terhadap Turnover Intention Karyawan dengan Transformational Leadership di Rumah Sakit “A”

Authors

  • Novita Trismawati Herlina Universitas Ciputra, Indonesia
  • Natalia Christiani Universitas Ciputra, Indonesia
  • Endi Sarwoko Universitas Ciputra, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52644/s6npp157

Keywords:

compensation, transformational leadership, turnover intention, rumah sakit swasta, PLS-SEM

Abstract

Turnover intention merupakan permasalahan yang terus menjadi perhatian dalam manajemen sumber daya manusia di rumah sakit karena berdampak langsung pada keberlangsungan pelayanan, efisiensi operasional, dan stabilitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh compensation terhadap turnover intention serta mengevaluasi apakah transformational leadership memoderasi hubungan tersebut pada karyawan Rumah Sakit “A”, sebuah rumah sakit swasta tipe D di Lombok Timur. Data internal rumah sakit menunjukkan bahwa tingkat turnover selama tiga tahun terakhir konsisten berada di atas 10%, sehingga diperlukan strategi retensi yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, melibatkan 142 karyawan dengan masa kerja minimal satu tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian dikembangkan berdasarkan teori Milkovich tentang compensation, model transformational leadership Bass dan Avolio, serta kerangka turnover intention dari Mobley. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa compensation berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention, yang berarti compensation yang lebih baik dapat menurunkan keinginan karyawan untuk keluar. Transformational leadership juga memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention, mengindikasikan bahwa pemimpin yang inspiratif, suportif, dan memberikan perhatian individual mampu menekan kecenderungan karyawan untuk mengundurkan diri. Namun, transformational leadership tidak memoderasi hubungan antara compensation dan turnover intention, sehingga kedua variabel berfungsi secara independen dalam memengaruhi keputusan karyawan untuk bertahan. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami peran motivasi intrinsik dan ekstrinsik serta menawarkan implikasi praktis bagi penyusunan strategi retensi karyawan di sektor kesehatan.

Downloads

Published

2026-02-27

Similar Articles

1-10 of 256

You may also start an advanced similarity search for this article.